7 Cara Menghapus Data Pinjol Agar Tidak Disalahgunakan

Suradi Suroto

Pinjaman Online atau yang biasa disebut Pinjol memang menjadi salah satu alternatif yang populer saat ini untuk memenuhi kebutuhan finansial. Namun tak jarang ada saja orang yang mencari cara menghapus data Pinjol karena alasan tertentu. Jika kamu termasuk salah satu orang terebut maka simak artikel ini.

Cara Menghapus Data Pribadi di Aplikasi Pinjol

Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk menghapus data di aplikasi pinjol, cara tersebut diantaranya:

1. Pastikan Kamu Telah Melunasi Hutang

Sebelum Kamu menghapus data pribadi dari sistem Pinjol, pastikan telah melunasi seluruh hutang jika masih ada yang belum dilunasi. Jika tidak, pihak Pinjol tidak akan pernah menghapus datamu dari sistem mereka.

2. Hubungi Layanan Pelanggan Pinjol

Setelah memastikan tidak ada tunggakan, untuk menghapus data pribadi dari layanan Pinjol adalah dengan menghubungi layanan pelanggan Pinjol yang bersangkutan melalui saluran komunikasi yang tersedia, seperti email, telepon, atau chat.

Baca Juga:  5 Cara Reset HP Samsung Mudah Tanpa Aplikasi

Pastikan kamu mencantumkan informasi yang akurat dan lengkap saat menghubungi layanan pelanggan Pinjol, seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, dan nomor pinjaman. Agar memudahkan proses verifikasi dan mempercepat penghapusan data.

3. Ajukan Permintaan Penghapusan Data

Setelah terhubung dengan layanan pelanggan Pinjol, ajukan permintaan penghapusan datamu dari sistem mereka. Nantinya permintaan tersebut akan diproses oleh petugas layanan pelanggan Pinjol yang akan melakukan verifikasi data dan memastikan bahwa permintaan yang diajukan adalah benar.

4. Tunggu Konfirmasi Penghapusan Data

Setelah melakukan permintaan, tunggu konfirmasi dari pihak Pinjol bahwa data pribadi mu telah dihapus dari sistem mereka. Biasanya pihak Pinjol akan mengirimkan email konfirmasi atau memberikan nomor tiket pengaduan sebagai bukti bahwa permintaan mu telah diproses.

5. Hapus Seluruh Data Aplikasi Pinjol di Hp

Untuk mengantisipasi ada data yang tertinggal di Hp mu, maka kamu bisa menghapus atau uninstal aplikasi pinjol terebut dari Hp mu, berikut caranya:

  • Masuk ke menu pengaturan di Hp
  • Lalu gulir ke bawah dan cari pengaturan Aplikasi
  • Masuk ke menu Aplikasi Terpasang
  • Cari nama aplikasi pinjol, kemudian klik pada pilihan uninstal/hapus aplikasi

6. Ganti Nomor Hp

Jika langkah 1-5 sudah kamu lakukan namun masih saja mendapat pesan berupa SMS yang mengganggu dari pihak pinjol, maka kamu bisa mengantisipasinya dengan mengganti nomormu dengan nomor baru, dengan begitu masalah terebut akan terselesaikan.

Baca Juga:  Trik Mengoptimalkan Penyimpanan Cloud untuk Produktivitas Tinggi

7. Lapor OJK

Jika semua cara sudah kamu lakukan, namun tidak mempan juga. Dan pihak pinjol terus menghubungi ke nomor kerabat atau teman terdekat yang menjadi nomor penjaminmu pada saat pertama kali mendaftar. Maka cara terakhir yang bisa kamu lakukan adalah melaporkannya pada pihak OJK tentang penyalahgunaan data pribadi.

Dengan menerapkan cara menghapus data pinjol diatas, maka bisa dipastikan kamu akan terbebas dari penyalahgunaan data dan pesan yang mengganggu dari pihak penyedia layanan pinjaman Online bersangkutan.

Kenapa Data Pinjol Harus Dihapus?

Ketika kamu meminjam uang dari layanan Pinjaman Online (Pinjol), maka pasti akan diminta untuk memberikan informasi pribadi kepada mereka, seperti nama, nomor telepon, alamat email, nomor identitas, dan nomor rekening bank.

Informasi pribadi tersebut disimpan di sistem Pinjol sebagai bagian dari proses pendaftaran dan pengajuan pinjaman. Setelah hutang mu dilunasi atau jika kamu tidak lagi menggunakan layanan tersebut, sebaiknya data pribadi dihapus dari sistem mereka agar tidak terjadi penyalahgunaan.

Resiko Jika Data Pinjol Tidak Dihapus

Jika data pribadi Anda masih tersimpan di sistem layanan Pinjaman Online (Pinjol) setelah Anda tidak menggunakan lagi layanan mereka atau setelah hutang Anda dilunasi, ada beberapa risiko yang perlu Anda perhatikan, di antaranya:

Baca Juga:  Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Muncul Tiba-Tiba

1. Data Bisa Disalahgunakan

Data pribadi yang masih tersimpan di sistem Pinjol bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini bisa terjadi jika data pribadimu jatuh ke tangan orang yang tidak sah, seperti hacker, penipu Online, atau bahkan karyawan dari pihak pinjol yang nakal.

Potensi penyalahgunaan data pribadi biasanya mencakup identitas palsu, pencurian identitas, dan penipuan keuangan. Jangan sampai, kamu yang tidak tahu apa-apa tiba-tiba berurusan dengan hukum akibat datamu disalahgunakan.

2. Penerimaan Tawaran Layanan Lain

Data pribadi yang tersimpan di sistem Pinjol bisa juga digunakan untuk mengirimkan tawaran layanan lain, seperti kartu kredit atau produk keuangan lainnya. Jika kamu tidak ingin menerima tawaran seperti ini, pastikan data pribadi sudah dihapus dari sistem Pinjol.

3. Blacklist Dari BI Ceking

Data pribadi yang tersimpan di sistem Pinjol bisa mempengaruhi skor kredit. Jika informasi yang tersimpan di sistem Pinjol tidak akurat atau tidak terbaru, maka ini bisa memengaruhi skor kredit mu.

Skor kredit yang buruk bisa menjadi masalah untuk mendapatkan pinjaman atau produk keuangan lainnya di masa depan.

4. Gangguan Privasi

Hal ini bisa terjadi jika informasi yang disimpan di sistem Pinjol adalah informasi sensitif, seperti nomor identitas, nomor rekening, dan sebagainya.

Sampai disini sudah paham ya, bagaimana cara menghapus data Pinjol. Ingat meskipun pinjol menawarkan berbagai kemudahan dalam kebutuhan finansial. Ada baiknya jika kamu meminjam uang dari bank resmi untuk menghindari resiko dan penyalahgunaan data pribadi.

Also Read

Bagikan:

Suradi Suroto

Menyukai keilmuan di bidang marketing, keuangan dan teknologi. Hobby bermain game dan olahraga bola volly. Menjadi penulis di beberapa website keuangan dan tekno.

Leave a Comment